Connect with us

History

Mengenal Lebih Jauh Tentang Thomas Alva Edison Dan Penemuannya

Published

on

Kalau kamu ditanya penemuan yang paling terpenting dan berguna untuk dunia, apa yang akan kamu jawab? Ya, mungkin itu sebuah pertanyaan yang membingungkan karena begitu banyak penemuan dan nyatanya sangat berguna untuk dunia. Salah satu penemuan paling penting adalah bola lampu, nah tahukah kamu siapa penemunya?

Penemunya adalah Thomas Alva Edison dan berkat beliau kita bisa menikmati terangnya lampu. Akan tetapi, banyak gunjang-ganjing dalam penemuan tersebut. Karena katanya penemu sesungguhnya bukanlah Thomas Alva Edison, lalu manakah yang benar? Dalam artikel ini, kita akan mengulas lebih dalam mengenai sejarah bola lampu dan juga perkembangannya di dunia. Yuk, ikuti penjelasannya di bawah ini.

Sejarah

Dalam catatan sejarah, terdapat lebih dari dua puluh ilmuwan yang pernah meneliti cara menciptakan bola lampu pijar sejak awal abad ke-19. Akan tetapi yang paling terkenal adalah Thomas Alva Edison dan beliaulah yang mematenkan penemuan bola lampu.

Lalu bagaimana kisah awal penemuan tersebut? Sebelum kita lanjut, bagaimana kalau kita sedikit mengenal bapak penemu lampu tersebut. Thomas Alva Edison, lahir di Ohio pada tahun 1847. Saat masih anak-anak, ia dikatakan idiot oleh guru di sekolahnya dan ia juga dikeluarkan dari sekolah karena terlalu banyak memberikan pertanyaan yang tidak masuk akal.

Setelah dikeluarkan dari sekolah, Thomas kecil dikurung oleh orangtuanya di gudang sebab mereka harus pergi bekerja. Namun Thomas kecil tidak bersedih, ia malah senang karena menemukan banyak benda yang bisa dijadikan mainan, dibongkar dan dirakit kembali olehnya. Sang ibu juga terus membangun rasa percaya dirinya.

Cara mengajar Nancy (sang ibu) yang menarik meningkatkan semangat Thomas dalam menimba ilmu. Ia mendedikasikan seluruh waktunya bagi pendidikan Thomas dan juga tidak memaksakan kehendak, tetapi berusaha mengembangkan pengalaman dan mencari berbagai cara yang menarik untuk menggugah rasa ingin tahu dan keinginan Thomas agar dapat belajar mandiri.

Suatu hari, Thomas kecil pernah bertemu dengan anak perempuan tetangganya, Mary. Anak itu bertanya, “Kamu sedang apa?” Dan Thomas kecil menjawab, “Saya sedang mengerami telur ayam”. Mary heran dengan apa yang Thomas kecil lakukan. “Apakah menurutmu telur ayam yang kau erami itu akan menetas?” Jawaban Thomas saat itu adalah, “Kalau saya belum mencobanya, bagaimana saya bisa tahu ia akan menetas atau tidak?”

Menginjak remaja akhirnya Thomas Alfa Edison kembali bersekolah. Selesai menamatkan sekolahnya, ia harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ia pernah bekerja sebagai tukang koran dan beberapa pekerjaan kasar yang menguras tenaga. Ia baru mapan setelah berhasil menemukan mesin perekam suara.

Sayangnya, beberapa tahun kemudian rumahnya terbakar habis. Ia kemudian dilanda krisis keuangan yang memaksanya untuk meminjam uang demi membangun kembali rumah dan laboratoriumnya. Ia mengatakan akan menemukan lampu listrik yang saat itu dianggap mustahil dan untuk meyakinkan orang yang ia pinjami uang. Thomas memulai percobaan-percobaannya untuk menemukan lampu listrik. Percobaannya selalu gagal sampai puluhan kali bahkan ratusan kali.

Pada tahun 1877, Thomas mencurahkan tenaga, waktu dan uangnya untuk percobaan membuat lampu pijar. Persoalannya adalah ia harus bisa menemukan bahan yang bisa berpijar, tetapi tidak terbakar ketika dialiri arus listrik. Thomas telah melakukan percobaan dengan 6.000 bahan berbeda. Akhirnya pada 21 Oktober 1879, terciptalah lampu listrik pertama yang dapat menyala selama 40 jam.

Bahkan beberapa bulan kemudian, ia memperbaiki temuannya hingga mampu bertahan 1200 jam. Pada 4 November 1879 dia mendaftarkan penemuannya ini dengan paten Amerika Serikat nomor 223.898 (disahkan pada 27 Januari 1880). Paten yang didaftarkan adalah lampu listrik yang menggunakan seutas karbon atau lempeng karbon yang dipelintir dan dihubungkan dengan kawat platina.

Mulai hari itu, bola lampu pijar menjadi bagian dari hidup manusia. Manusia menggunakannya untuk lampu di rumah, penerangan di jalan, senter maupun lampu mobil. Dan dunia pun berubah, perlahan-lahan lilin dan lampu minyak diganti dengan bola lampu pijar.

Nah, sebelum Thomas Alva Edison mematenkan penemuannya tersebut pada tahun 1879, ternyata bola lampu sudah ada terlebih dahulu. Dimulai pada 1800 ketika penemu asal Italia, Alessandro Volta membuat pembangkit listrik bernama tumpukan volta.

Berupa keping cakram berbahan seng dan tembaga, diantara lapisan kardus dan direndam dalam air garam. Listrik akan dihasilkan ketika kawat tembaga dihubungkan pada kedua ujung. Inilah cikal bakal baterai, sedangkan kawat tembaga yang bersinar itu adalah bentuk awal kawat pijar pada bohlam.

Penemuan Lain Yang Terkemuka

Thomas Alva Edison merupakan salah satu ilmuwan paling aktif dimasanya dan sudah ratusan bahkan ribuan penemuan yang dihasilkan olehnya. Pencipta luar biasa ini mengubah budaya kita dengan karya-karyanya yang tak terhitung jumlahnya. Penemuan dari Edison kebanyakan mencakup tiga bidang teknologi seperti lampu dan kelistrikan, perekam suara dan perfilman.

Edison telah mencatatkan namanya di sekitar 425 paten di bidang lampu dan kelistrikan, terbanyak di antara bidang-bidang lainnya. Thomas mulai bekerja pada usia yang sangat muda dan terus bekerja hingga akhir hayatnya. Sampai Edison meninggal di tahun 1931, tak kurang dari 2.332 penemuannya telah dipatenkan di seluruh dunia. Berikut ini adalah beberapa penemuan Thomas Alva Edison yang terkenal:

  • Fonograf

Tahun 1877 mungkin merupakan awal tahun keemasan bagi Thomas Alva Edison, karena pada tahun tersebut dia berhasil menciptakan salah satu penemuan terhebat sekaligus favoritnya, yaitu Fonograf. Fonograf adalah mesin pertama yang mampu merekam sebuah suara dan memutarnya ulang.

Fonograf milik Edison dapat mengubah suara yang dikeluarkan di depan sebuah corong penerima menjadi sumber energi untuk mengerakkan sebuah jarum di atas lempengan timah. Gerakan dari jarum akan membuat guratan-guratan pada timah yang menjadi sumber suara ketika akan diputar ulang dengan sebuah pengeras suara.

Thomas Alva Edison kemudian menyempurnakan alat perekam suara ini menggunakan sebuah piringan hitam untuk menggantikan lempengan timah. Lagu Mary had a little lamb pun tercatat sebagai lagu pertama yang berhasil direkam di dunia. Uniknya, Edison sendiri lah yang menyanyikannya. Rekaman tersebut tidak hanya berhasil menggemparkan ilmuwan lain di lab-nya, tetapi juga seluruh dunia, serta menandai lahirnya industri rekaman musik dunia. Fonograf tersebut akhirnya diproduksi massal dan dijual untuk umum di tahun 1890 hingga 1925.

  • Electrographic Vote-Recorder

Edison adalah seorang penemu telegraf pada usia 22 tahun ketika itu dia mendapatkan hak paten pertamanya untuk mesin yang disebutnya electrographic vote recorder. Pada saat itu, dia adalah salah satu dari beberapa peneliti dan penemu yang mengembangkan fasilitas untuk badan-badan legislatif.

Dalam Electrographic Vote-recorder tersebut, perangkat voting terhubung ke meja panitia. Di meja itu akan ada nama-nama legislator yang tertanam di dalam logam yang dibagi menjadi dua kolom, yaitu: “ya ” dan “tidak”. Para Legislator akan menekan salah satu tombol “ya” atau “tidak” di perangkat tersebut dan perangkat itu akan mengirimkan arus listrik ke perangkat yang lain di meja panitera.

  • Mesin Cetak Listrik Menjadi Keyboard Komputer

Edison mematenkan penemuannya berupa Mesin Cetak Listrik pada 1872 lalu, seiring berjalannya waktu mesin cetak Edison pun berevolusi menjadi mesin tik analog karena bentuknya yang lebih ergonomis. Era analog bertranformasi ke dalam era digital, mesin tik analog pun berubah format menjadi mesin tik digital hingga akhirnya mesin cetak edison berevolusi menjadi sebuah keyboard komputer.

  • Alkaline Battery For Electric Cars

Thomas Edison sangat percaya bahwa suatu saat nanti sumber energi mobil akan berasal dari listrik. Pada tahun 1899, ia mulai mengembangkan penyimpanan listrik pada sebuah baterai alkaline. Dan pada tahun 1900, ada sekitar 28 persen lebih dari 4.000 mobil yang diproduksi di Amerika menggunakan energi listrik.

Tujuan Edison pada saat itu adalah menciptakan sebuah baterai yang bisa berjalan selama 100 mil (161 kilometer) tanpa pengisian ulang. Tetapi Edison menyerah setelah sekitar 10 tahun menjalankan proyek tersebut karena kelimpahan mobil bensin dan kurang nya dukungan pemerintah setempat.

  • Roda Kendaraan Kayu atau Besi Menjadi Ban Karet

Ketika itu roda kendaraan yang terbuat dari kayu dan logam sangat lazim digunakan sehingga ketika kendaraan melintasi kondisi jalanan berbatu atau bertekstur keras maka baik penumpang maupun pengendara akan merasa tidak nyaman bahkan cukup sulit mengendalikan kemudi kendaraanya.

Namun setelah Edison berpikir untuk melapisinya dengan lapisan karet di atas permukaan roda, maka kenyamanan dalam berkendaraan pun lebih terjamin dan menginspirasi teknologi ban kendaraan modern hingga sekarang.

  • Alat Voting Elektronik

Penemuan Edison yang satu ini memang tidak terlalu terkenal dan tidak terlalu disukai oleh banyak orang. Tapi harus kamu ketahui bahwa alat voting elektronik yang digunakan oleh beberapa negara maju untuk pemilu saat ini merupakan penemuan Edison. Alat ini diciptakan untuk menghitung voting yang telah dipilih dan ini sangat canggih, tapi sebagian negara tidak menyukai alat yang satu ini sehingga alat ini tidak terlalu terkenal.

  • Pneumatic Stencil Pen

Edison menemukan mesin tattoo elektrik yaitu pena stensil pneumatik. Pena listrik ini menggunakan jarum baja pada ujungnya untuk melubangi kertas yang biasanya digunakan untuk keperluan percetakan sebelum akhirnya digunakan pada mesin tatto. Pena stencil pneumatic ini merupakan salah satu perangkat pertama yang efisien untuk menyalin dokumen dan perangkat ini dipatenkan oleh Edison pada tahun 1876.

Pada tahun 1891, seniman tatto Samuel O’Reilly dianugerahi paten pertama untuk sebuah mesin tatto. Mesin tattoo ini jauh lebih cepat daripada tattoo tangan. Perangkat ini diduga sebagai hasil inovasi dari stensil pena Edison. O’Reilly rupanya hanya memproduksi satu mesin saja yang digunakan untuk pribadi sendiri.

  • Metode Pengawetan Buah

Pada tahun 1881, Edison mengajukan paten untuk sebuah metode pelestarian buah-buahan, sayuran atau bahan organik lainnya di dalam sebuah bejana kaca. Ketika bejana kaca tersebut terisi dengan buah-buahan, lalu bejana tersebut di tutup rapat dengan sepotong kaca kemudian udara yang ada di dalam bejana tersebut akan disedot oleh pompa vacuum dari luar.

  • Telefone Versi Edison

Sebenarnya Edison tidak secara langsung menemukan alat komunikasi yang bernama telefon, namun ia memberikan sebuah inspirasi bagi penemunya melalui alat pengirim data suara melalui sebuah rangkaian listrik. Alat ini kemudian dapat dihubungkan ke alat yang sama di tempat yang berbeda dan berjauhan, dengan kata lain alat komunikasi jaringan internal. Meski demikian telefon versi Edison ini menginspirasi lahirnya telefon modern.

Fakta Yang Mungkin Belum Diketahui

Semua orang tentu saja mengenal siapa Thomas Alva Edison karena telah menciptakan alat penerang lampu. Nah tak hanya terkenal dengan lampu saja, ada beberapa hal yang harus kamu tahu juga. Kira-kira apa saja ya?

  • Sulit Mendengar Bukan Tuli

Edison kerap kali disebut tuli padahal ia bukan sama sekali tidak bisa mendengar, namun memiliki kesulitan untuk mendengar secara sempurna. Penyebabnya berbeda menurut beberapa sumber, ada yang menyebut karena demam ketika ia masih kecil serta beberapa kali infeksi bagian tengah telinga yang tidak diobati. Ada juga yang menyebutkan karena telinganya dipukul kondektur kereta api ketika laboratorium kimianya di gerbong barang terbakar.

  • Membangun Laboratorium Pertamanya Pada Usia 10 Tahun

Ketika Edison berusia 9 tahun, ibunya memberinya sebuah buku ilmu dasar tentang bagaimana melakukan eksperimen kimia di rumah. Edison tertarik dengan buku itu hingga ia lakukan setiap percobaan dalam buku dan menghabiskan semua tabungannya untuk membeli bahan kimia.

Sampai pada usia 10 tahun, Edison membangun laboratorium sains pertamanya di ruang bawah tanah rumahnya. Ayahnya mencoba menyuapnya dengan sepeser uang agar Edison keluar dari ruang bawah tanah dan membaca buku. Hal ini ia lakukan, namun ia juga menggunakan uangnya untuk membeli lebih banyak bahan kimia untuk percobaan. Dan memastikan tidak ada yang mengambil bahan kimia berharganya, ia memberi label di semua botol nya “racun”.

  • Penyihir Menlo Park

Julukan tersebut didapat Edison setelah berhasil menemukan fonograf pada tahun 1877 sekaligus mengangkat popularitasnya. Pencapaian itu sangat tidak disangka oleh banyak orang sehingga tampak seperti sihir. Fonograf pertamanya berhasil merekam suara pada kertas timah yang mengelilingi sebuah silinder beralur. Namun kulitas suara yang dihasilkan masih buruk dan hasil rekamannya hanya bisa diputar ulang beberapa kali saja.

  • Istri Pertama Edison Meninggal Karena Overdosis Morfin

Pada tahun 1884, Edison dan anak-anaknya mengalami tragedi yang menyedihkan. Istrinya, Mary, meninggal pada usia 29 tahun. Meskipun ada laporan bahwa Mary meninggal karena demam tipus, akan tetapi penyebab resmi kematian tercatat karena “penyumbatan otak”. Namun, diagnosa menunjukkan bahwa istri Edison mengalami overdosis morfin akibat terlalu banyak diberikan morfin.

Informasi baru ditemukan pada tahun 2006 oleh sebuah kelompok berbasis di Rutgers University di New Jersey, meskipun tidak langsung, mereka bercerita tentang praktek umum di tahun 1880-an menggunakan morfin serta obat sejenis lainnya untuk mengobati penyakit. Saat itu morfin bukanlah zat yang dikendalikan seperti saat ini. Morfin tersedia di mana-mana dan digunakan sebagai pengobatan untuk masalah medis.

Informasi baru-baru ini ditemukan di sumber digital secara online menunjukkan bahwa dokter percaya bahwa efek samping dari obat jenis opiat dapat mengakibatkan kemacetan otak dan bisa menjelaskan kematian seseorang yang begitu muda. Meskipun tidak dikonfirmasi, peneliti telah menemukan informasi yang menunjuk kemungkinan bahwa Mary Edison adalah pecandu morfin.

  • Edison Memiliki Tato Misterius

Menurut kebijakan polis perusahaan asuransi jiwa di New York tahun 1911, Edison memiliki tato berbentuk 5 titik di lengan kanannya. Yang cukup menarik, Edison mendapatkan penghargaan atas penemuan mesin tato yang pertama. Pada tahun 1876, ia mematenkan stencil-Pens, sebuah alat yang kemudian dimodifikasi oleh Samuel O”Reilly untuk menjadi mesin tato yang pertama. Bentuk tato ini dikenal oleh para street gangs untuk mengenali para anggotanya, namun alasan mengapa Edison memiliki tato itulah yang menjadi misteri.

  • Melamar Mina Dengan Kode Morse

Setelah Mary Stilwell meninggal dunia, Edison bertemu Mina Miller yang adalah seorang anak penemu, yaitu Lewis Miller. Ia mengajari Mina kode Morse agar mereka dapat berkomunikasi secara rahasia dengan ketukan kode di tangan mereka. Suatu hari Edison bertanya kepada Mina: –./—/..-/.-../-..//-.–/—/..-//–/.-/.-./.-./-.–//–/.// yang kemudian dijawab Mina dengan: -.–/./… Tak lama kemudian, keduanya pun menikah.

  • Pernah Menyelamatkan Anak Laki-Laki

Di usia 14 tahun, Edison menyelamatkan Jimmie MacKenzie yang berumur 3 tahun dari gerbong kereta api yang sedang melaju cepat. Ayah Jimmie, agen stasiun bernama JU MacKenzie sangat berterima kasih sehingga dia mengajarkan Edison cara menggunakan mesin telegraph.

Setelah itu Edison menjadi operator telegraph untuk Western Union. Dia meminta bekerja shift malam agar dia masih memiliki waktu untuk melakukan eksperimen. Suatu hari ia tidak sengaja menumpahkan asam sulfur ketika sedang melakukan eksperimen dengan baterai. Cairan asam tersebut menembus lantai kayu dan terkena meja atasannya di lantai bawah. Keesokan harinya, Edison dipecat.

  • Paten Pertama Edison Adalah Suatu Kegagalan

Pada tahun 1869, Edison di usianya yang ke 22 mendapatkan paten pertamanya untuk mesin perekam suara telegrafik (telegraphic vote-recording machine) untuk badan legislatif. Setiap anggota legislatif akan menggerakkan suatu tombol pada mesin Edison yang kemudian akan merekam rancangan undang – undang yang mereka pilih. Sayangnya, alat tersebut ditolak badan legislatif karena cara kerjanya yang lambat.

  • Dot dan Dash

Edison memiliki 3 orang anak dari pernikahannya dengan Mary Stilwell. Dua orang anaknya diberi nama panggilan unik, yaitu Dot (Marion Estelle Edison) dan Dash (Thomas Alva Edison Junior) yang diduga diambilnya dari lambang yang digunakan dalam sandi Morse yaitu titik “.” dan garis “-“.

  • Penemuan Yang Menghilangkan Nyawa

Setelah Wilhelm Conrad Röntgen menemukan X-ray pada tahun 1895, Edison mengarahkan karyawannya yang bernama Clarence Dally untuk mengembangkan fluoroscope. Alat tersebut merupakan sebuah sukses yang akhirnya digunakan dalam rumah sakit sekarang ini.

Saat itu X-ray tidak diketahui berbahaya dan Clarence memiliki kebiasaan untuk melakukan tes pada tangannya. Pada tahun 1900, ia memiliki luka yang tidak dapat disembuhkan sehingga tangannya harus diamputasi. Kondisi Clarence semakin memburuk setelah kedua tangannya diamputasi dan akhirnya ia meninggal karena kanker.

  • Menolak Disebut Gagal

Dan yang terakhir adalah Edison memprotes sebuah surat kabar yang memuat judul berita utama: “Setelah 9.955 kali gagal menemukan bola lampu pijar, Edison akhirnya berhasil menemukan lampu yang menyala”. Ia meminta judul berita itu diganti. Keesokan harinya, atas permintaan Edison, surat kabar itu mengganti judul berita utamanya menjadi: “Setelah 9.955 kali berhasil menemukan lampu yang gagal menyala, Edison akhirnya berhasil menemukan lampu yang menyala”.

*Pesan dari Thomas Alva Edison*

“Betapa banyak orang yang menyerah, padahal hanya perlu beberapa langkah lagi untuk sampai pada keberhasilan”. Dan satu kalimat bijak dari beliau yang selalu menjadi penyemangatnya, “Saya pasti akan sukses karena telah kehabisan percobaan yang gagal.”

Nah, demikianlah ulasan tentang bapak penemu bola lampu yang sangat berpengaruh terhadap dunia tersebut. Apa jadinya kalau sampai sekarang tidak ada lampu ya? Dan hal yang perlu dicontoh dari beliau adalah sikap pantang menyerahnya, karena kegagalan merupakan awal dari keberhasilan. Maka janganlah terlalu cepat putus asa terhadap apa yang sudah kamu lakukan. Tetaplah berjuang dan terus semangat….

Continue Reading

Trending